BELAJAR MENULIS

“ KATA SEBAGAI SENJATA MENULIS”

 

Senin, 5 Oktober 2020,

Penyaji : Bapak Abdul Karim Busro


Mereka yang tidak berani membunuh ketakutan akan terbunuh oleh ketakutan ( Abdul Hakim Busro ). Siapa yang berani membunuh ketakutan akan menjadi tangguh.

Kalimat pendek ini sangat mengiang diteliga saya, seakan mendidihkan darah ini unutk bangkit melawan rasa takut yang lama membelenggu dada ini.

Dan semua itu disusun dari kata-kata dan kata-kata lagi. Kata adalah senjata karena semua berawal dari kata dengan kata kita bisa memberikan cinta, dengan kata juga kita bisa memberikan luka dengan kata kita bisa berkresi dengan banyak hal, banyak kreativitas menulis puisi, menulis cerpen dan sebagai.

Kenapa tidak  mau menjunjung bahasa Indonesia itu sendiri, lebih cenderung menggunakan bahasa gado-gado, kenapa kita tidak mendewasakna diri menggunakan bahasa yang efektif, dengan berbahasa yang cerdas, dengan sedikit mungkin mengikuti oleh sebab itu tidak usah malu mengunakan Bahasa Indonesia dengan mencari padaan nya. Oleh sebab itu peran kedewasaan  dalam berbahasa itu penting

 

Konsep dalam berbahasa :

1.  Konsep dalam berbahasa

2. Bagaimana pengutamaan Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari

 

Kembali kepada “ Kata “ :

Membaca adalah gerbang utama sekaligus kunci pembuka bagi yang ingin menggenggam keberhasilan ( Abdul hakim Busro )

Orang-orang hebat lahir dari membaca, kalau mau menulis gerbang utama dan kunci utamanya adalah membaca. Sebagus apapun niat kita menulis tanpa tidak dibarengi dengan keterampilan membaca , kebiasan membaca yang baik maka tulisan kita tidak terbatas, membiasakan membaca menjadikan analisis kita, cara berpikir kita terkait obejk tema, yang akan kita jelaskan tentu sangat terbatas karena kita tidak mampu mejelaskan secara tepat, bisa jadi kita mengungkan kata –kata yang sama. Membaca akan menambah wawasan kita dan ulah perbendaharaan kata ( kosakata) aktif kita`

Mengapa jumulah kosakata kita harus cukup, harus lebih dari cukup, dengan perbendahraan kata yang cukup kita mampu merangkai kata menjadi kalimat, menjadi paragraf jika kosa kata kita terbatas  maka terbatas pula kemampuan merangkaimenjadi kalimat atau paragraf`

 

Bagi yang sudah biasa membaca mempunyai ribuan kosakata dan bila saat diperlukan kata kata itu akan mengalir sebagaimana yang diharapkan`a

 

Kosa kata aktif dalam KBBI 2018 ada sekitar ada 109.00 kata ,

1.  Dari sekian itu berapa kosak kata aktif yang terekam dimemori kepala  kita. Setiap kepala, setiap orang menyimpan kosakata yang berbrda-beda

2. Bagaiaman mengaktifkan kosa kata dengan membaca membaca membaca, sehingga kata-kata itu aktif saat diperlukan akan keluar dari rekaman memori kepala kita. Untuk menjadi penulis yang baik harus megaktifkan kosakata yang lebih banyak lagi

3.  Penguasaan kosa kata berimplikasi positif bagi keterampilan menulis dan berbicara : komunikasi efektif

4.  Untuk dapat membuat otak tetap aktif dan berekasi untuk melakuan fungsinya secara baik. Membaca dapat memperkuat kemamuan berpikir dan menganalisis

5.  Dengan menguasai kata sebagai kunci untuk melajutkan langkah-langkah berikutnya`

 

Oleh karena saat kita ketemu dengan orang yang suka membaca saat mereka diminta utk menulis atau berbicara tetapi tidak selalu tiba-tiba bisa bicara. Bicara, mendengar itu keterampilan yang selalu diperhatikan, bila seseorang suka membaca saat bertemu dengan orang yang tidak suka membaca, bila diminta sama untuk menulis pasti yang suka membaca kualitas tulisan nya lebih baik, menulis tidak selalu dengan kata-kata tertentu yang sulit, dengan variasi kata atau kosa kata akan meberikan relaksasi , membaca itu rekreasi,  kita rekreasi saat mebaca kata demi kata, oleh sebab itu kita hars mengaktifkan lagi kosa kata dengan membaca membaca lagi.

Kita tidak harus kaku menggunakan bahasa Indonesia yang benar, tetapi bingkai tulisan sebisanya menggunakan Bahasa Indonesia yang baik, menngunakan kata baku menggunakan pilihan kata yang tepat. Berbahasa adalah keterampilan yang harus dilatihkan secara berulang atau terus menerus.

Rangkaian kalimat di atas juga lahir dari kekuatan kata yang bisa merangkai diri menjadi deretan kalimat yang bermakna.Kata kunci menulis.

Komentar

  1. Mantap.
    Mari sama2 merangkai kata sebagai senjata menulis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga rangkaian kata kita kali ini menjadi aliran prestasi dalam buku.
      Ayooo semangattt Pak Jonter

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KIAT SUKSES PEMASARAN BUKU DI MASA COVID-19

MENJALANI KEWAJIBAN

TUNTAS MENULIS DENGAN SIKAP “CUEK”